AUTOBIOGRAFI
Nama Indah Tri Wulan,
lahir di Pemalang, 1 Maret 1997. Saya adalah anak ketiga dari tiga bersaudara.
Kakak pertama bernama Arif Arfan yang sekarang sudah menikah dan kakak kedua
bernama Budi Priyadi. Lahir dari seorang ayah bernama M. Sugiyanto dan ibu
bernama Solichah yang tinggal di sebuah desa di wilayah Pemalang Selatan, yaitu
Desa Randudongkal.
Pada tahun 2002 ketika
umur 5 tahun Saya mulai bersekolah di TK Handayani Randudongkal. Waktu itu
selama setahun penuh ketika berangkat sekolah Saya selalu diantar oleh ibu
karena letak sekolah yang berada di seberang jalan raya besar. Jarak sekolah
dari rumah membutuhkan waktu sekitar 15
menit. Ketika ada acara pentas seni di TK, Saya dan teman-teman yang berjumah
10 orang ikut berpartisipasi dengan menampilkan tari kreasi dengan kostum yang
sama berwarna jingga dengan dua kuncir kuda dan pita warna-warni di kepala.
Saya masih ingat ketika TK mungkin hanya Saya siswa yang belum pandai menulis
dan membaca, berbeda dengan teman lainnya yang sudah mandiri jika di kelas,
pada waktu tertentu jika Saya sedang rewel maka mau tidak mau ibu harus ikut
masuk ke dalam kelas, duduk di sebelah Saya dan bahkan membantu Saya dalam
mengerjakan beberapa tugas. Ketika ingat itu Saya malu sendiri.
Tahun 2003 Saya lulus
dari TK Handayani Randudongkal dan melanjutkan pendidikan di SD Negeri 7
Randudongkal. Setelah bersekolah di SD Saya menjadi lebih mandiri, ketika
berangkat sekolah sudah tidak di antar lagi oleh ibu. Jarak rumah ke sekolah
juga sangat dekat kurang lebih 5 menit dengan hanya berjalan kaki. Pada saat
bersekolah di SD Saya cukup aktif mengikuti beberapa kegiatan seperti lomba
puduan suara, lomba pramuka (pesta siaga), lomba gerak jalan, dan beberapa kali
menjadi pemimpin upacara bendera setiap Senin. Ketika SD Saya mulai menyukai
pelajaran Bahasa Indonesia, ketika menemukan gambar di buku pelajaran Saya
merasa imajinasi Saya bermain dan membayangkan jika Saya berada pada situasi di
gambar tersebut. Saya juga mulai senang berbicara sendiri seperti bermonolog
jika bermain boneka barbie.
Setelah 6 tahun
bersekolah di SD Negeri 7 Randudongkal, pada tahun 2009 Saya melanjutkan
pendidikan di SMP Negeri 1 Randudongkal. SMP Negeri 1 Randudongkal merupakan
salah satu sekolah favorit di Kecamatan Randudongkal. Jarak rumah ke sekolah
membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit, cukup jauh memang. Ketika di SMP Saya
masih suka pelajaran Bahasa Indoneisa, hanya saja kemudian rasa suka Saya
terbagi dengan Pelajaran Sejarah dan Geografi.
Pada tahun 2012 Saya
lulus dari SMP dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Randudongkal dengan
jurusan Bahasa. Di SMA ada tiga jurusan yang berbeda yaitu IPA, IPS, dan
Bahasa. Kenapa memilih Bahasa sebagai jurusan di SMA? Tidak mudah memang,
selain pemikiran yang matang dibutuhkan juga nilai yang mampu mendukung agar
Saya bisa masuk jurusan Bahasa. Memang ketika SMP pelajaran IPS menjadi
pelajaran favorit setelah Bahasa Indoneisa, namun entah mengapa ketika SMA
tidak tertarik lagi dengan jurusan IPS, apalagi IPA. Akhirnya sesuai harapan
Saya masuk di Jurusan Bahasa yang hanya terdiri dari 1 kelas saja dengan 27
orang peserta didik. Ketika di SMA dengan masuk Jurusan Bahasa Saya di arahkan
ke pelajaran yang cukup banyak mengenai pembelajaran Bahasa seperti pelajaran Bahasa
Indoneisa sendiri dan Pelajaran Sastra. Di pelajaran Sastra Saya mendapatkan
materi dan praktik bermonolog, bermain drama, dan membuat pertunjukan drama
sendiri di aula sekolah. Ketika si SMA Saya juga mengikuti kegiatan
ekstrakulikuler Pramuka. Ada juga Pelajaran Bahasa Perancis yang Saya dapatkan
dengan tugas yang tak jauh berbeda yaitu drama Bahasa Perancis, serta drama
Bahasa Jawa. Di kelas Bahasa memang banyak terdapat praktik drama yang pernah
Saya lakukan.
Pada tahun 2015 Saya
lulus dari SMA Negeri 1 Randudongkal. Pada beberapa waktu Saya sempat bingung
setelah lulus SMA, apakah ingin melanjutkan kuliah atau kerja. Akhirnya setelah
berunding dengan orang tua Saya melanjutkan pendidikan di
Universitas PGRI Semarang dengan jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indoneisa. Sekarang Saya sudah semester 7 di kelas 7D. Beberapa waktu lalu Saya
sempat mengikuti lomba drama yang diadakan oleh HIMA PBSI dan Alhamdulillah bisa menjadi juara 1 di lomba
tersebut dengan memerankan lakon Minah
dalam drama yang berjudul “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi” karya Seno Gumira
Ajidarma.
- Indah Tri Wulan, 15410152, Mahasiswa Universitas PGRI Semarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar