Jumat, 21 September 2018

Autobiografi

AUTOBIOGRAFI

Nama Indah Tri Wulan, lahir di Pemalang, 1 Maret 1997. Saya adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Kakak pertama bernama Arif Arfan yang sekarang sudah menikah dan kakak kedua bernama Budi Priyadi. Lahir dari seorang ayah bernama M. Sugiyanto dan ibu bernama Solichah yang tinggal di sebuah desa di wilayah Pemalang Selatan, yaitu Desa Randudongkal.
Pada tahun 2002 ketika umur 5 tahun Saya mulai bersekolah di TK Handayani Randudongkal. Waktu itu selama setahun penuh ketika berangkat sekolah Saya selalu diantar oleh ibu karena letak sekolah yang berada di seberang jalan raya besar. Jarak sekolah dari rumah  membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Ketika ada acara pentas seni di TK, Saya dan teman-teman yang berjumah 10 orang ikut berpartisipasi dengan menampilkan tari kreasi dengan kostum yang sama berwarna jingga dengan dua kuncir kuda dan pita warna-warni di kepala. Saya masih ingat ketika TK mungkin hanya Saya siswa yang belum pandai menulis dan membaca, berbeda dengan teman lainnya yang sudah mandiri jika di kelas, pada waktu tertentu jika Saya sedang rewel maka mau tidak mau ibu harus ikut masuk ke dalam kelas, duduk di sebelah Saya dan bahkan membantu Saya dalam mengerjakan beberapa tugas. Ketika ingat itu Saya malu sendiri.
Tahun 2003 Saya lulus dari TK Handayani Randudongkal dan melanjutkan pendidikan di SD Negeri 7 Randudongkal. Setelah bersekolah di SD Saya menjadi lebih mandiri, ketika berangkat sekolah sudah tidak di antar lagi oleh ibu. Jarak rumah ke sekolah juga sangat dekat kurang lebih 5 menit dengan hanya berjalan kaki. Pada saat bersekolah di SD Saya cukup aktif mengikuti beberapa kegiatan seperti lomba puduan suara, lomba pramuka (pesta siaga), lomba gerak jalan, dan beberapa kali menjadi pemimpin upacara bendera setiap Senin. Ketika SD Saya mulai menyukai pelajaran Bahasa Indonesia, ketika menemukan gambar di buku pelajaran Saya merasa imajinasi Saya bermain dan membayangkan jika Saya berada pada situasi di gambar tersebut. Saya juga mulai senang berbicara sendiri seperti bermonolog jika bermain boneka barbie.
Setelah 6 tahun bersekolah di SD Negeri 7 Randudongkal, pada tahun 2009 Saya melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Randudongkal. SMP Negeri 1 Randudongkal merupakan salah satu sekolah favorit di Kecamatan Randudongkal. Jarak rumah ke sekolah membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit, cukup jauh memang. Ketika di SMP Saya masih suka pelajaran Bahasa Indoneisa, hanya saja kemudian rasa suka Saya terbagi dengan Pelajaran Sejarah dan Geografi.
Pada tahun 2012 Saya lulus dari SMP dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Randudongkal dengan jurusan Bahasa. Di SMA ada tiga jurusan yang berbeda yaitu IPA, IPS, dan Bahasa. Kenapa memilih Bahasa sebagai jurusan di SMA? Tidak mudah memang, selain pemikiran yang matang dibutuhkan juga nilai yang mampu mendukung agar Saya bisa masuk jurusan Bahasa. Memang ketika SMP pelajaran IPS menjadi pelajaran favorit setelah Bahasa Indoneisa, namun entah mengapa ketika SMA tidak tertarik lagi dengan jurusan IPS, apalagi IPA. Akhirnya sesuai harapan Saya masuk di Jurusan Bahasa yang hanya terdiri dari 1 kelas saja dengan 27 orang peserta didik. Ketika di SMA dengan masuk Jurusan Bahasa Saya di arahkan ke pelajaran yang cukup banyak mengenai pembelajaran Bahasa seperti pelajaran Bahasa Indoneisa sendiri dan Pelajaran Sastra. Di pelajaran Sastra Saya mendapatkan materi dan praktik bermonolog, bermain drama, dan membuat pertunjukan drama sendiri di aula sekolah. Ketika si SMA Saya juga mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Pramuka. Ada juga Pelajaran Bahasa Perancis yang Saya dapatkan dengan tugas yang tak jauh berbeda yaitu drama Bahasa Perancis, serta drama Bahasa Jawa. Di kelas Bahasa memang banyak terdapat praktik drama yang pernah Saya lakukan.
Pada tahun 2015 Saya lulus dari SMA Negeri 1 Randudongkal. Pada beberapa waktu Saya sempat bingung setelah lulus SMA, apakah ingin melanjutkan kuliah atau kerja. Akhirnya setelah berunding dengan orang tua Saya melanjutkan pendidikan di Universitas PGRI Semarang dengan jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoneisa. Sekarang Saya sudah semester 7 di kelas 7D. Beberapa waktu lalu Saya sempat mengikuti lomba drama yang diadakan oleh HIMA PBSI dan Alhamdulillah bisa menjadi juara 1 di lomba tersebut dengan memerankan lakon  Minah dalam drama yang berjudul “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi” karya Seno Gumira Ajidarma.


- Indah Tri Wulan, 15410152, Mahasiswa Universitas PGRI Semarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar